Lee

Lee

Mengenai Saya

Foto saya
riano adesta(MI5C_0911335)

Rabu, 23 November 2011

Praktikum Pemrograman Web-HTML


1—<html>
2— <head>
3— <title>
4— Title/Judul Jendela Halaman Web
5— </title>
6— <body>
7— <h1>Contoh Judul Paragraf</h1>
8— <p>Contoh Paragraf Pertama</p>
9— <p>Contoh Paragraf Kedua</p>
10– </body>
11–</html>
  1. Pada baris satu adalah baris sebagai awal perintah HTML, perintah ini merupakan perintah pembuka dan untuk penutupnya terdapat pada baris 11 yang ditandai oleh garis miring didalam kurung.
  2. Baris kedua adalah merupakan bagian dari perintah HTML yang memiliki fungsi bahwa di dalam bagian ini merupakan bagian kepala atau merupakan bagian atas dari halaman HTML.
  3. Untuk baris ke-tiga, baris ini adalah baris yang digunakan untuk menuliskan judul dari halam yang akan tampil pada bagian paling atas pada browser:
  4. Baris ini memiliki pasangan pada baris ke lima yang digunakan untuk menutup bahwa bagian dari judul hanya samapai pada baris ke lima, dan judul yang ditampilkan adalah tulisan yang diapit oleh perintah pada baris ke tiga dan ke lima
  5. Untuk baris ke enam, baris ini adalah baris yang berisi apa yang akan ditampilkan pada browser, apakah sebuah teks atau sebuah gambar. Perintah yang digunakan adalah perintah <body> yang berhubungan dengan perintah pada baris ke 10 yang merupakan penutup bagian dari <body>.
  6. Untuk baris ke-7 tulisan “Contoh Judul Paragraf” diapit oleh <H1></H1> hal tersebut berarti tulisan tersebut menjadi sebuah heading dari teks yang memiliki besar huruf tertentu, selain <h1>, masih ada <H> lainya samapai <h6> dengan tingkat kebesar huruf semakin kecil dibanding <h1>.
  7. Untuk baris 8 dan 9 dikenai <P> yang berabrti teks tersebut merupakan sebuah paragraph baru.

<html>
<head>
<title>
Title/Judul Jendela Halaman Web
</title>
<body>
<body bgcolor=”black”>
<font color=”white”>
<h1>Contoh Judul Paragraf</h1>
<p>Contoh Paragraf Pertama</p>
<p>Contoh Paragraf Kedua</p>
<h2> Tekanan-tekanan hidup</h2>
<p>Perubahan situasi dan kondisi krisis global saat ini, membawa perasaan banyak jiwa menjadi gundah, khawatir, takut, emosi tinggi, dan tidak sedikit yang menjadi kebingungan akan kelanjutan kehidupannya di masa depan.Banyak orang yang kemudian sulit menggambarkan perasaan yang sesungguhnya sedang dialaminya, sehingga hanya semakin menambah banyaknya pribadi yang mengalami tekanan-tekanan dalam hidupnya.
Namun, tidak sedikit pribadi yang mengalami perubahan dari tidak serius menjadi lebih serius dalam bekerja, lebih rajin dalam berjuang menjalankan usaha dan bisnis.
Sebetulnya, ada dua pola tekanan – yang satu demikian cantiknya sehingga tidak dirasakan sebagai tekanan; dan yang satu lagi demikian menyiksanya sehingga merenggut seseorang keluar dari kenyamanan rumah tangganya dan menjadikan jalanan sebagai tempat tinggalnya.
Berikut adalah beberapa tekanan yang mungkin sedang menghimpit kita dari kebebasan yang semestinya, yang disarikan dari pointers Mario Teguh Morning Talk – Under Pressure :
</p><br>
<h3>Tekanan Persepsi</h3>
<p> Pelajaran dan tuntunan itu tampil dan ada se-nyata batu yang tergigit dalam kunyahan nasi, dan tidak untuk dipersepsikan selain sebagai yang telah terbuktikan.Tetapi persepsi kita – cara pandang yang dihasilkan oleh pendapat dan pengertian kita, sering membuat kita menerapkan pendekatan pada hidup, yang membuat kita berpacu kencang terbentur-bentur di jalan-jalan lingkar yang rumit, hanya untuk dipaksa masuk kembali ke jalan yang paling mendekatkan.
Dalam kondisi seperti saat ini, banyak di antara kita yang memajukan persepsi masing-masing yang pada akhirnya menjadi sebuah ajang peperangan yang saling menjelekkan persepsi orang lain. </p>
<h3>Tekanan Kebutuhan</h3>
<p>Bila seseorang bisa sampai pada keadaan di mana dia tidak dapat memenuhi kebutuhan dasarnya, pasti ada hal-hal yang harus diperbaiki pada persepsi-persepsi, keputusan-keputusan, dan cara-caranya.
Karena, kita sering membutuhkan yang tidak kita butuhkan, dan dengan keyakinan yang tidak mengerti, menafikan yang paling kita butuhkan.
Dalam suasana krisis global seperti ini, banyak orang yang merasa berada dalam tekanan kebutuhan yang terjadi sebagai akibat tidak tegasnya terhadap pilihan-pilihan keputusan yang baik.<p>
<h3>Tekanan Keinginan</h3>
<p>Ada anggapan bahwa semakin banyak keinginan kita, akan semakin tinggi tingkat tekanan hidup kita. Itu tidak sepenuhnya benar.
Karena tidak semua keinginan memberikan beban yang berat.
Hanya keinginan-keinginan yang tidak didasari oleh nilai-nilai yang baik, yang akan menghasilkan pemaksaan-pemaksaan diri yang berat.
Dalam perasaan dan kondisi yang menghimpit ini, kita sering meminta kepada Beliau Yang Maha Memiliki agar memenuhi seluruh keinginan kita dengan cara-cara yang tidak mendekatkan kita bagi terbagikannya izin dari-Nya untuk memenuhi.<p>
<a href=”latihan2.html”#atas>Kembali Ke Atas</a>
</font>
</body>
</html>
Bagian yang diapit <body> dan </body> merupakan bagian yang berisi perintah atau teks yang akan ditampilkan pada halaman web.
·  <body bgcolor=”black”> digunakan untuk memberikan warna pada halaman web berupa warna hitam.
·  <font color=”white”> digunakan untuk memberikan warna dari tulisan berupa warna putih.
·  tulisan “Contoh Judul Paragraf” diapit oleh <H1></H1> hal tersebut berarti tulisan tersebut menjadi sebuah heading dari teks yang memiliki besar huruf tertentu, selain <h1>, masih ada <H1> lainya samapai <h6> dengan tingkat kebesar huruf semakin kecil dibanding <h1>.
·  Untuk setiap kalimat yang diapit oleh <p> dan </p> hal ini berarti kalimat-kalimat tersebut dalam satu paragraph.
·  <a href=”latihan2.html”#atas>Kembali Ke Atas</a> digunakan untuk link, hal ini jika ditampilkan dalam browser dan diklik maka akan memberikan hasil browser akan menampilkan header atau teks paling atas dari halaman.

5 komentar: